Rabu, 15 Agustus 2018 – 21:26 WIB

Guru Didakwa karena Serang 3 Murid Perempuan

Rabu, 07 Februari 2018 – 22:00 WIB
Guru Didakwa karena Serang 3 Murid Perempuan - JPNN.COM

Seorang guru sekolah dasar telah didakwa melakukan perbuatan tidak senonoh dengan menyerang tiga orang gadis berusia sembilan tahun di sebuah sekolah di Blacktown, Sydney barat, New South Wales (NSW), Australia.

Serangan tersebut diduga terjadi di Tyndale Christian School tahun lalu dan polisi mengetahui klaim tersebut pada bulan November.

Detektif dari Unit Khusus Penganiayaan Anak menangkap pria tersebut di Valley Heights pada pukul 1 siang pada hari Selasa (6/2/2018).

Dia telah didakwa dengan tiga tuduhan serangan tidak senonoh yang diperparah dengan status korban yang masih berada di bawah kewenangan pelaku.

Dia telah diberi jaminan bersyarat untuk hadir di hadapan Pengadilan Tinggi Blacktown pada bulan Maret.

Polisi mengatakan pria itu adalah seorang guru di sekolah tersebut pada saat tuduhan penyerangan terjadi, namun tidak lagi bekerja di sana.

Dalam sebuah pernyataan, kepala sekolah Tyndale, Jack Joyce, mengatakan sekolah tersebut mengetahui tuduhan itu pada bulan November tahun lalu dan segera menskors guru itu.

"Saya hanya bisa meyakinkan Anda bahwa sekolah sangat memperhatikan anak-anak baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah," katanya.

"Kami adalah sekolah yang aman bagi anak-anak dan kebijakan perlindungan anak kami termasuk yang terkuat di NSW.”

"Semua staf menjalani pengembangan profesional secara reguler."

Banyak orang tua dan wali yang datang untuk menjemput anak-anak mereka terkejut mendengar dakwaan tersebut.

Seorang nenek bernama Bendu Joseph mengatakan bahwa penyerangan itu "menakutkan" sementara ibu lainnya, Rachelle Potter, mengatakan dirinya telah menerima email kepala sekolah beberapa menit sebelum menjemput anak-anaknya.

"Saya benar-benar bersyukur sekolah telah mengirim pesan kepada orang tua dan telah sigap mengatasi segala hal," katanya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

 
SHARES
Komentar