Guru PPPK 2019 Ikut Berkomentar, Bu Titi: Sekarang Runyam, Kan?

Guru PPPK 2019 Ikut Berkomentar, Bu Titi: Sekarang Runyam, Kan?
Dewan Pembina Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih mengomentari seleksi PPPK 2021. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengumuman hasil sanggah seleksi PPPK guru 2021 tahap I yang sudah melewati batas waktu menimbulkan tanda tanya di kalangan honorer.

Bahkan seorang mantan honorer yang lulus seleksi PPPK 2019 angkat suara. Mereka menduga ada sesuatu di balik itu.

Hanif Dharmawan, guru PPPK, menceritakan pengalamannya ketika ikut tes PPPK Februari 2019.

Saat itu April 2019 sudah ada pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemudian dikirimkan ke daerah masing-masing.

"Saat itu prosesnya cepat, tetapi karena regulasinya belum lengkap akhirnya tertunda dua tahun," kata Hanif kepada JPNN.com, Jumat (22/10).

Dia melihat tertundanya pengumuman karena mungkin ada sinkronisasi Pansel Guru PPPK Kemendikbudristek dan Panselnas CSAN 2021 yang ketuai Kepala BKN.

Pada 2019, sistem pengumumannya berjalan teratur tanpa adanya gelombang protes. Sebab, semua dibuat transparan.

Sedangkan seleksi PPPK 2021 formasi guru, Kemendikbudristek yang menjadi Pansel. Sementara Kemendikbudristek baru sekarang mengurusi rekrutmen guru PPPK dalam jumlah sangat banyak.

Guru PPPK 2019 heran karena pengumuman hasil sanggah I seleksi PPPK 2021 belum juga diumumkan.