Hadiri Ramah Tamah dengan Tokoh-Tokoh Tionghoa Kalbar, OSO Mengajak Terus Menjaga Persatuan

Hadiri Ramah Tamah dengan Tokoh-Tokoh Tionghoa Kalbar, OSO Mengajak Terus Menjaga Persatuan
Tokoh nasional asal Kalimantan Barat Oesman Sapta Odang (OSO) menghadiri malam ramah tamah dengan tokoh-tokoh Tionghoa Kalbar, Jumat (24/11) di Pontianak. Foto: M. Kusdharmadi/JPNN.com.

jpnn.com - PONTIANAK - Tokoh nasional asal Kalimantan Barat Oesman Sapta Odang alias OSO menghadiri silaturahmi dengan tokoh-tokoh Tionghoa Kalbar, Jumat (24/11) malam di Kota Pontianak. Kehadiran OSO disambut hangat dan antusias oleh ratusan tokoh Tionghoa Kalbar dari berbagai organisasi, yayasan, serta profesi, tersebut.

“Saya terharu sekali ini hari, saya betul-betul surprise, bahkan 62 yayasan bisa berkumpul. Ini belum pernah terjadi dalam hidup saya bisa berkumpul dengan masyarakat Tionghoa di Kalbar seperti ini,” kata OSO dalam sambutannya.

Tokoh kelahiran Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu mengakui bahwa persahabatannya dengan masyarakat Tionghoa di Kalbar sudah terjalin lama bahkan sejak masih kecil.

OSO mengakui bahwa masyarakat Tionghoa yang umumnya berprofesi sebagai pedagang maupun pengusaha dikenal sangat ulet. Menurut dia, masyarakat Tionghoa juga memiliki persatuan yang kuat.

"Persahabatan itu memang indah. Teman-teman saya, teman dari kecil bahkan, banyak dari masyarakat Tionghoa. Almarhum bapak saya juga begitu, temannya banyak masyarakat Tionghoa," ungkap OSO. 

Dalam ramah tamah itu OSO mengajak masyarakat Tionghoa untuk berani menyampaikan aspirasi dan pendapat serta memberikan masukan-masukan kepada pemerintah dengan cara penyaluran yang benar.

Dia menegaskan bahwa di zaman sekarang ini siapa pun boleh berpendapat. OSO tidak suka ketika terjadi perbedaan pendapat yang kemudian membuat persaudaraan menjadi rusak. "Karena sama-sama bangsa Indonesia, harus berani mengeluarkan pendapat. Jangan takut, karena saya bersama-sama kalian," kata OSO.

Lebih lanjut OSO mengaku selalu berprinsip berpihak kepada daerah. Dia selalu berupaya untuk memperjuangkan kemakmuran bagi daerah. OSO berkeyakinan jika daerah makmur maka baru ada Indonesia yang makmur.

OSO menghadiri ramah tamah dengan tokoh-tokoh Tionghoa Kalbar. Ketua YBS Susanto Muliawan Lim menyebut OSO merupakan tokoh nasional pemersatu bangsa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News