Halangi Dovi, Lorenzo Disebut Permulus Marquez Juara

 Halangi Dovi, Lorenzo Disebut Permulus Marquez Juara
Jorge Lorenzo. Foto: Crash

Pada balapan ini, Dovi yang terpaut 21 poin punya momentum untuk menang saat Marc Marquez nyaris terjatuh di lap ke-24. Namun, setelah insiden itu yang membuat Marquez terlempar ke posisi 5, Lorenzo belum juga memberi jalan pada rekannya.

Dovi akhirnya terjatuh di tikungan ke-5 lap berikutnya yang disusul Dovi yang juga mengakhiri lomba usai melebar di tikungan ke-8.

Tim Ducati sendiri dalam balapan ini beberapa kali memberi pesan pada Lorenzo untuk memberi jalan pada Dovi lewat komunikasi dasbor dan papan pit. Namun ia mengabaikannya. Tapi Lorenzo menegaskan bahwa sinyal berulang dari tim Ducati adalah ‘saran’ dan bukan perintah. Ia juga merasa pendekatannya adalah hal terbaik yang harus dilakukan untuk semua orang.

“Jika saya lamban dan menghentikannya maka saya akan sangat menyesal tapi perasaan saya benar,” kata rider berusia 30 tahun itu dalam sebuah debat yang menegangkan dengan anggota pers Italia.

“Perasaan saya adalah kebenaran karena saya membantunya memperbaiki satu atau dua persepuluh langkah untuk lebih mendekati kelompok pertama. Tujuan saya adalah untuk sampai pada kelompok pertama, seperti yang saya lakukan karena saya berada di belakang Pedrosa dan Dovizioso berada di kendaliku. Kalau ia memiliki pilihan untuk menang, saya akan membiarkannya lewat. Sayangnya tidak seperti itu,” jelasnya.

“Jika saya melihat Marquez jatuh, saya akan membiarkannya melaju. Apa lagi yang bisa saya lakukan? Saya mencoba membuat yang terbaik untuk tim, bagi saya dan untuk Dovi. Mungkin di beberapa sudut Dovi sudah dekat dan saya memperlambat sedikit untuk memberinya ruang tapi secara umum saya di depannya membuatnya membaik,” sambungnya.

(crash/amr/fajar online jpnn)


Pembahasan kini tertuju kepada sosok Jorge Lorenzo yang dianggap halangi laju


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News