Halo, Pak MS Kaban, Uni Irma Bertanya, Apakah Anda Bermimpi?

Halo, Pak MS Kaban, Uni Irma Bertanya, Apakah Anda Bermimpi?
Komisaris Independen PT Pelindo 1, Irma Suryani Chaniago. Foto : Dokumentasi pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Politikus Nasional Demokrat (NasDem) Irma Suryani Chaniago merespons pernyataan mantan politikus Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban yang meminta MPR segera menggelar sidang istimewa untuk mengadili Presiden Joko Widodo.

Irma dengan tegas menyatakan MS Kaban asal bicara terkait permintaan sidang istimewa MPR.

"Ini satu lagi asbun (asal bunyi)! Siapa dia? Dan ada urusan apa minta sidang istimewa? Mimpi?" kata Irma saat dihubungi JPNN.com melalui pesan singkat, Rabu (21/7).

Seharusnya, lanjut Irma, MS Kaban berempati dengan upaya pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 saat ini. Menurut dia, pemerintah sudah bekerja susah payah menangani pandemi.

"Pemerintah kerja kaki ke kepala, kepala ke kaki, bukannya berempati malah ngelindur," lanjutnya.

Irma juga menyoroti pendapat segelintir orang yang menyatakan aspirasi dari MS Kaban harus dihormati.

Perempuan berdarah minang itu menilai aspirasi tersebut tidak berdasar dan MS Kaban tidak memiliki kinerja yang baik saat menjabat sebagai menteri kehutanan.

"Jika ada yang ngomong aspirasi harus dihormati, menurut saya lebay juga. Dia mengurus kebakaran hutan saja tidak berhasil, bagaimana mau mengadili orang yang berprestasi," lanjut perempuan yang akrab disapa Uni Irma itu.

Dia juga menyebutkan pandemi Covid-19 terjadi di seluruh dunia dan ada upaya penyelesaian yang berbeda-beda di tiap negara.

Uni Irma Suryani Chaniago menanggapi pernyataan MS Kaban yang mendesak MPR menggelar sidang istimewa untuk mengadili Presiden Jokowi.