Hanura Belum Keluarkan Rekomendasi Cagub Lampung

Hanura Belum Keluarkan Rekomendasi Cagub Lampung
Hanura. Foto: dok jpnn

”Ya memang beredar banyak versi sekarang. Ada yang bilang Mustafa sudah mengunci dan Arinal sudah merekom. Tapi kami belum memutuskan. Hanura kan punya dua kursi. Nah supaya adil, bagaimana satu kursi untuk Mustafa, satu kursi lagi untuk Arinal. Supaya adil,” candanya.

Yozi melanjutkan, Hanura tidak menutup pintu komunikasi politik pasca-penjaringan di tingka daerah.

”Calon say helo, tanya kabar, mungkin mereka juga penasaran dengan rekomendasi. Tapi saya bilang, urusan daerah sudah selesai, sekarang urusan pusat. Kalau mereka ke pusat, saya tidak tahu. Sangat mungkin sih. Bagi saya, sah-sah saja,” kata dia.

Anggota DPRD Lampung ini menjelaskan, dalam rapat komite bersama TPP, dia dan Ketua DPD Partai Hanura Lampung Sri Widodo memaparkan tentang proses penjaringan. Dimana, ada delapan kandidat, terdiri dari tujuh cagub dan satu cawagub, yang mendaftarkan diri.

Kemudian, hanya ada empat cagub yang mengembalikan berkas. Yakni Ananda Tohpati, Arinal Djunaidi, M Ridho Ficardo, dan Mustafa. Namun dari empat nama tersebut, hanya Ridho dan Mustafa yang menyampaikan visi misi di kantor Hanura Lampung.

”Kami juga memberikan penilaian soal kandidat-kandidat yang bisa bersinergi terhadap Partai Hanura dalam proses pemenangan, maupun ketika sudah menang. Karena kamu mau mendukung yang menang,” ucapnya.

Saat ini, tim survei dari internal Hanura juga masih bekerja untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas calon. Tim akan bekerja sekitar sebulan. ”September lah kami akan mengumumkan rekomendasi,” ucapnya.

Soal rekam jejak balongub, TPD menyerahkan kepada TPP. ”Saya bilang, kalau urusan track record, DPP pasti punya tangan, punya telinga yang lebih panjang. Silakan lihat sendiri dan turunkan tim supaya tidak ada bohong dan fitnah,” tandasnya.

Partai Hanura belum juga mengeluarkan rekomendasi terhadap calon gubernur (cagub) mana pun, termasuk di Lampung.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News