Senin, 19 November 2018 – 19:24 WIB

Hengkang dari Yerusalem, Paraguay Permalukan Israel

Jumat, 07 September 2018 – 20:56 WIB
Hengkang dari Yerusalem, Paraguay Permalukan Israel - JPNN.COM

jpnn.com, TEL AVIV - Israel naik pitam. Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menutup Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di Asuncion, Paraguay, Rabu (5/9). Kebijakan itu keluar beberapa jam setelah Paraguay memutuskan untuk mengembalikan kedubesnya ke Tel Aviv. Mei lalu, Paraguay memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

”Keputusan tidak biasa Paraguay itu akan meredupkan hubungan bilateral dua negara.” Demikian bunyi pernyataan tertulis Kantor PM Israel sebagaimana dilansir Reuters.

Israel ngambek karena Presiden Mario Abdo Benitez memindahkan lagi Kedubes Paraguay ke Tel Aviv. Israel lebih senang jika kedubes tetap di Yerusalem.

Bagi Israel, keputusan Paraguay untuk kembali menempatkan kantor perwakilan diplomatiknya di Tel Aviv itu adalah pukulan telak. Sebab, kini Israel sedang menggalang dukungan masyarakat internasional agar mengakui Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Dengan hengkangnya Paraguay dari Yerusalem, saat ini hanya ada dua negara yang menempatkan kedubesnya di kota yang sama-sama diklaim Israel dan Palestina sebagai ibu kota itu. Yakni, Amerika Serikat (AS) dan Guatemala. Bulgaria memiliki kantor konsul kehormatan di Yerusalem. Tapi, kedubesnya tetap berada di Tel Aviv.

Sebagian besar negara di dunia tidak mengakui klaim Israel sebagai penguasa seluruh wilayah Yerusalem. Apalagi, Palestina sudah mendeklarasikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara.

Sayangnya, hingga saat ini Palestina belum secara resmi diakui sebagai negara. Sementara itu, dunia mengenal Israel sebagai negara yang beribu kota di Tel Aviv.

Keputusan Israel menutup kedubesnya di Asuncion tak membuat Paraguay gentar. Kementerian Luar Negeri Paraguay menyebut tindakan Israel itu tidak patut.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar