HNW: Kebersamaan dan Kenegarawanan Perlu Dihadirkan Lagi

HNW: Kebersamaan dan Kenegarawanan Perlu Dihadirkan Lagi
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (3 dari kanan). Foto: MPR

"Mereka beragam tetapi bisa menyepakati tentang nusa, bangsa, dan bahasa Indonesia," katanya.

Kebersamaan dan kenegarawanan kaum muda terpelajar, lanjut Hidayat, juga tecermin dalam sidang dan rapat BPUPKI, Panitia Sembilan, dan PPKI ketika membahas dasar negara.

Dalam sidang dan rapat anggota BPUPKI, Panitia Sembilan dan PPKI tidak mempertajam konflik.

"Mereka adalah kaum muda terpelajar. Bung Karno, Bung Hatta, dan lainnya. Meski beragam, dengan kenegarawanan para founding fathers dan founding mothers bisa menyepakati Pancasila sebagai dasar negara," jelas Hidayat.

"Pancasila diterima dalam konteks kenegarawanan yang luar biasa. Mereka tidak menghadirkan ego sektoral dan ego intelektual tetapi melahirkan ego kebersamaan," tambahnya.

Para founding father dan founding mothers, lanjut Hidayat, mementingkan kebersamaan dan persatuan supaya bangsa Indonesia tidak pecah.

Ini terlihat dari diakomodasinya kepentingan perwakilan Indonesia Timur berkaitan dengan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta.

Sosialisasi Empat Pilar MPR, kata Hidayat, adalah dalam rangka menyegarkan dan mengingatkan kembali bagaimana sejarah telah menunjukkan pentingnya kebersamaan dan kenegarawanan.

HNW mengungkapkan pentingnya menghadirkan kebersamaan dan kenegarawanan di tengah menguatnya perbedaan-perbedaan saat ini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News