IBL 2022: Buntut Aksi Provokasi saat Jumpa Dewa United, Pelatih Prawira Bandung Dapat Sanksi Berat

IBL 2022: Buntut Aksi Provokasi saat Jumpa Dewa United, Pelatih Prawira Bandung Dapat Sanksi Berat
Direktur IBL Junas Miradiarsyah saat berusaha menenangkan penonton Prawira Bandung dan Dewa United di babak IBL Plyaoff 2022. Foto: Muhammad Naufal/JPNN.com

“IBL berharap kejadian serupa tidak terulang, dan menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, terutama kedua tim yang berlaga kemarin.” 

“Selain menjatuhan sanksi, kedua tim juga diberikan peringatan agar dapat lebih menahan diri dan menjaga seluruh komponen tim,” ungkap Junas dalam laman IBL.

Singleton sejatinya sudah membuat klarifikasi. Pelatih asal Amerika Serikat itu mengaku terpancing emosi lantaran menjalani laga penuh ketegangan melawan Dewa United.

Sepanjang laga kedua tim saling bergantian unggul sehingga duel sarat emosi tak bisa dihindarkan.

"Tentu saja seharusnya tidak saya lakukan. Saya menghormati tim mereka. Yang jelas saya sangat senang karena kami melewati laga berat ini dengan kemenangan," ucap David Singleton saat ditemui JPNN.com.

Sejatinya wajar melihat Singleton meluapkan emosinya mengingat pada IBL 2021 dirinya kalah dramatis melawan tim asal kota Pahlawan tersebut.

Saat itu, David Singleton yang masih menukangi Bima Perkasa takluk dari Dewa United via tembakan buzzer beater Jamarr Johnson.(mcr16/jpnn)

Buntut dari provokasinya terhadap bangku cadangan Dewa United, pelatih Prawira Bandung dijatuhi sanksi berat.


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News