JPNN.com

Ibu yang Akan Melahirkan Dibawa Pakai Mobil Patroli Polisi

Rabu, 08 Juli 2020 – 21:44 WIB
Ibu yang Akan Melahirkan Dibawa Pakai Mobil Patroli Polisi - JPNN.com
Bripka Andik Santoso anggota Polsek Sindangbarang, Cianjur, menggendong ibu yang hendak melahirkan untuk dibawa ke puskesmas terdekat mengunakan mobil patroli. Foto: Istimewa/Antara

jpnn.com, CIANJUR - Seorang ibu rumah tangga, warga Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, yang hendak melahirkan terpaksa dibawa ke puskesmas terdekat dengan menggunakan kendaraan patroli milik Polsek Sindangbarang.

Ibu bernama Reni tersebut terpaksa dibawa menggunakan mobil patroli polisi lantaran buruknya infrastruktur jalan yang sulit ditembus ambulans.

Kanit Binmas Polsek Sidang Bripka Andik Santoso mengatakan, jarak dari rumah Reni, warga Kampung Cicalung, menuju pusat kecamatan atau puskesmas terdekat berjarak 10 kilometer, namun kondisi jalan yang rusak membuat kendaraan roda dua atau empat sulit untuk melintas, terlebih ambulans.

"Kami yang mendapat laporan ada warga yang hendak melahirkan langsung meluncur ke lokasi, karena setahu kami jalan menuju kampung tersebut rusak parah dan sulit dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, apalagi ambulans. Sehingga kami berinisiatif untuk membawa ibu yang hendak melahirkan dengan mobil patroli," katanya, Rabu (8/7).

Andik mengungkapkan, ketika di lokasi dirinya langsung sigap memangku ibu yang hendak melahirkan tersebut ke dalam mobil patroli karena ditakutkan ketuban pecah dan dapat mengancam nyawa ibu dan calon bayi.

Mobil patroli yang memiliki ukuran ban besar dan memiliki kecepatan empat roda atau 4X4 itu, dengan mudah melibas jalan yang rusak, bahkan dalam hitungan puluhan menit ibu yang hendak melahirkan anak pertamanya itu, berhasil sampai ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk melahirkan dengan selamat.

Kasus yang sama, ungkap Andik kerap diterima Polsek Sindangbarang untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang membutuhkan.

"Kalau Infrastruktur bagus, warga dari desa tersebut hanya membutuhkan waktu beberapa belas menit saja untuk sampai ke kota kecamatan atau ke puskesmas terdekat, namun buruknya infrastruktur membuat jarak tempuh menjadi lama termasuk menggunakan sepeda motor," katanya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
rama