Ilmuwan Australia Teliti Jenis Gandum Barley


Para ilmuwan telah memecahkan kode genetik salah satu jenis gandum paling penting di Australia, yakni barley. Penemuan ini nantinya bisa berpotensi membuat bir yang lebih sehat dan bahan pangan yang tahan kekeringan.
Upaya internasional ini melibatkan tim peneliti dari Australia yang telah mengurutkan genom atau informasi genetik dari butiran barley, yang secara sederhana membantu peneliti untuk menentukan gen yang mengendalikan sifat-sifat tertentu.
Di Indonesia, barley dikenal juga dengan sebutan jelai.
"Kami bisa membuat identitas atau sidik dari masing-masing genotipe," kata penulis Dr Nils Stein dari Institut Leibniz untuk Penelitian Genetika dan Tanaman Pangan di Jerman.
Dengan informasi ini, peneliti bisa memodifikasi dan meningkatkan barley melalui pembibitan.
"Saya pikir jika Anda mempertimbangkan tantangan di masa depan, dengan kondisi iklim yang kurang stabil, kita harus memperbaiki cara meningkatkan panen, dengan memiliki hasil yang lebih stabil dan berkelanjutan, yang mana merupakan prasyarat untuk memasok pangan dunia," kata Dr Stein.
Studi ini juga menjadi "prestasi besar", bisa menjadi kabar baik bagi peminum bir dan industri minuman secara keseluruhan menurut Profesor Rachel Burton dari University of Adelaide di Australia.
Para ilmuwan telah memecahkan kode genetik salah satu jenis gandum paling penting di Australia, yakni barley. Penemuan ini nantinya bisa berpotensi membuat bir yang lebih sehat dan bahan pangan yang tahan kekeringan.
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas
- Dunia Hari Ini: Siswa SMA Prancis Ditangkap Setelah Menikam Teman Sekelasnya