Incar Imbang Bisa Bikin Pulang

Incar Imbang Bisa Bikin Pulang
Ekspresi wajah Giorgio Chiellini dan Guinligi Buffon saat dikalahkan Kosta Rika. Foto: Getty Images

jpnn.com - NATAL - Partai sengit terjadi ketika Italia berjibaku kontra Uruguay pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2014 di Arena das Dunas, Selasa (24/6) malam WIB.

Itu adalah kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk merebut satu tiket ke babak 16 besar. Satu tiket lainnya sudah digenggam Kosta Rika yang telah mengemas enam poin.

Italia berada di atas angin karena hanya perlu hasil imbang untuk melaju ke babak 16 besar. Pasalnya, tim berjuluk Gli Azzurri itu memiliki produktifitas gol lebih baik dibanding Uruguay.

Namun, mengincar hasil imbang tentu bukan skenario terbaik. Sebab, Uruguay bakal mati-matian memetik kemenangan. Bagi Uruguay, kemenangan adalah satu-satunya cara untuk melenggang ke babak knock out.

Kans Italia merebut kemenangan sebenarnya terbuka lebar. Setidaknya, jika mengacu pada rekor pertemuan mereka kontra tim kawasan Conmebol. Hingga kini, Italia baru menelan tiga kekalahan dalam 19 laga kontra wakil Amerika Selatan.

Tiga kekalahan itu terjadi ketika Italia dikandaskan Chile pada Piala Dunia 1962 serta Brasil pada edisi 1972 dan 1978 silam. Hanya saja, Italia mesti bisa meningkatkan kualitas serangan.

Sebab, Italia terperangkap offside sebanyak 18 kali dalam dua laga fase grup sebelumnya. Selain itu, Italia juga mengalami masalah dengan adaptasi cuaca panas di Brasil. Hal itu terlihat ketika Italia ditekuk Kosta Rika sebiji gol tanpa balas pada laga kedua lalu.

Saat itu, fisik para pemain Italia terlihat kedodoran. Apalagi, Italia juga terancam tak bisa menurunkan gelandang Daniele De Rossi karena masalah fisik.

NATAL - Partai sengit terjadi ketika Italia berjibaku kontra Uruguay pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2014 di Arena das Dunas, Selasa (24/6)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News