Indonesia Bawa 6 Isu Penting ke Sidang Majelis Umum PBB

Indonesia Bawa 6 Isu Penting ke Sidang Majelis Umum PBB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu (23/9). Biro Pers Sekretariat Presiden

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia akan mengangkat enam isu pokok dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kata Kementerian Luar Negeri RI.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi akan menghadiri sidang tersebut yang akan digelar di New York, AS, pada 20-26 September, menurut keterangan Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Senin.

Dari enam isu pokok tersebut, salah satunya adalah tentang keketuaan Indonesia di G20 dan memastikan kelancaran pelaksanaan KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.

Selain itu, Menlu Retno dalam pertemuan PBB itu juga akan menyampaikan persiapan keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023; pentingnya merevitalisasi semangat kerja sama multilateral, terutama dalam penanganan masalah global; dan penyelesaian berbagai sengketa secara damai.

Dia akan menekankan pula pentingnya bagi PBB untuk mengambil peran lebih berarti dan nyata dalam penanganan tantangan global, khususnya pandemi, pemulihan ekonomi, dan perubahan iklim.

Isu lain yang juga akan dikedepankan oleh Indonesia dalam sidang PBB tersebut adalah komitmen dalam penguatan arsitektur kesehatan global, termasuk akses yang setara untuk vaksin dan peralatan medis, kemandirian negara dalam industri kesehatan, inovasi, dan dukungan pendanaan dalam memperkuat kerangka kesehatan global.

Menlu Indonesia dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan pada sesi Debat Umum sidang tersebut yang dijadwalkan pada 26 September 2022.

Retno akan mengikuti 60 kegiatan selama High Level Week Sidang Majelis Umum PBB itu, yang mengusung tema "Saat yang Menentukan: Solusi-Solusi Transformatif terhadap Tantangan-Tantangan yang Saling Terkait".

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi akan menghadiri sidang majelis umum PBB yang akan digelar di New York, AS, pada 20-26 September

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News