Indonesia Butuh 3 Kilang Anyar

Indonesia Butuh 3 Kilang Anyar
Indonesia Butuh 3 Kilang Anyar
Bicara soal kilang ini, menurut Evita, Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan perlu duduk bersama lagi guna membahas insentif kilang, termasuk kilang Balongan. Meski telah diberikan insentif, investor menilai kebijakan tersebut belum cukup menarik.

Dia mengungkapkan, Kuwait Petroleum Corporation yang berminat membangun Kilang Balongan II, telah mengajukan sederet panjang permintaan insentif. Dari semua permintaan itu, masih ada 2-3 insentif yang diminta oleh Kuwait namun belum dikabulkan Kemenkeu.

"Dia (Kuwait) minta sederet panjang dan kita sudah kirim ke Kementerian Keuangan dan sudah dibalas. Tapi ada beberapa (insentif) yang memerlukan pembicaraan lebih lanjut," ujarnya.

Kemenkeu, kata Evita, bukannya menolak permintaan insentif tersebut, hanya belum memberikan saja. "Kalau saya sih melihatnya, ini belum dikunci. Kita harus duduk bareng lagi antara ESDM dan Keuangan untuk bahas insentifnya," tukasnya. Pembangunan Kilang Balongan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kilang sebanyak 200 ribu bph. (lum)

JAKARTA - Mengatasi defisit BBM, Indonesia setidaknya membutuhkan tiga kilang baru pada tahun 2015. Kebutuhan itu seiring asumsi pertumbuhan permintaan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News