Industri Makanan dan Minuman Seksi, Nestle Tambah Investasi Rp 1,4 Triliun

Industri Makanan dan Minuman Seksi, Nestle Tambah Investasi Rp 1,4 Triliun
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Foto dok humas

Selain itu, industri makanan dan minuman berkontribusi 35,58 persen terhadap PDB industri nonmigas.

Industri makanan dan minuman memberikan sumbangsih signifikan terhadap peningkatan nilai investasi USD 383 juta (PMA) dan Rp 8,9 triliun (PMDN) pada paruh pertama tahun ini.

Total penyerapan tenaga kerja industri makanan dan minuman mencapai 1,2 juta orang.

Pemerintah sangat mendukung model bisnis pelaku industri yang melibatkan kemitraan dengan petani dan peternak.

’’Kami mengetahui, dalam pemenuhan bahan baku, PT Nestlé Indonesia telah melakukan kemitraan dengan sekitar 50 ribu peternak sapi perah, serta petani kopi, kakao, dan beras selama lebih dari 40 tahun,’’ jelasnya.

Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Dharnesh Gordhon menuturkan, pihaknya melihat kesempatan bisnis di Indonesia makin kondusif dengan diiringi pertumbuhan permintaan konsumen.

’’Melalui investasi ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas petani dan peternak sebagai pemasok bahan baku kami dan kualitas produksi,’’ katanya. (agf/c14/oki)


Industri makanan dan minuman (mamin) masih percaya diri menghadapi tantangan ke depan.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News