Infalisi Meroket, APPSI Suarakan Aspirasi Pedagang Pasar

Infalisi Meroket, APPSI Suarakan Aspirasi Pedagang Pasar
Ketua Umum APPSI Sudaryono berharap pemerintah bekerja lebih keras menjaga stabilitas harga pangan demi menyelamatkan pedagang pasar. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sudaryono berharap pemerintah bekerja lebih keras menjaga stabilitas harga pangan nasional agar daya beli masyarakat terus stabil.

Dia juga meminta pemerintah memerhatikan nasib para pedagang pasar yang harus mengeluarkan biaya operasional lebih besar akibat inflasi.

"Kami Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) meminta pemerintah untuk segera turun tangan menekan inflasi yang diprediksi akan terus meroket. Inflasi yang meroket imbas dari kebijakan pemerintah menaikan harga BBM beberapa waktu lalu," Kata Sudaryono di Jakarta, Senin (3/10)

Sebab, tekan Sudaryono, bila hal tersebut tak segera dicarikan jalan keluar maka akan memberatkan masyarakat, terutama kelas menengah bawah. Kata dia, kelompok masyarakat ini akan lebih mudah masuk ke jurang kemiskinan.

"Masyarakat bawah memang sangat rentan. Termasuk pedagang pasar juga yang paling terdampak atas kenaikan inflasi ini," ujarnya.

Lebih jauh Sudaryono menuturkan, kenaikan inflasi ini membuat daya beli masyarakat anjlok. Anjloknya daya beli ini karena hampir semua kebutuhan pokok naik tajam. Bahkan harga bahan pokok itu naik sejak awal isu kenaikan BBM itu muncul ke permukaan.

"Bayangin semua harga sudah naik sejak awal isu BBM naik. Telur saja harganya tembus di angka Rp30 ribuan lebih. Nah kalau ini tidak segera dicarikan solusi maka rakyat akan semakin menderita," katanya.

Dengan demikian, Sudaryono meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera memerintahkan jajarannya menyelesaikan permasalahan ini. Dia yakin apabila hal itu dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka akan ditemukan jalan keluar nya.

Ketua Umum APPSI Sudaryono berharap pemerintah bekerja lebih keras menjaga stabilitas harga pangan demi menyelamatkan pedagang pasar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News