Ini Alasan Rektor ISBI Bandung Melarang 'Wawancara dengan Mulyono'

“Kami berusaha kembali mengingatkan tentang bahaya pertunjukan yang mengandung unsur insinuasi terhadap mantan presiden, dan akhirnya poster diubah menjadi gambar Tony Broer, seperti yang terlihat hingga hari ini,” terangnya.
Kemudian, pihak kampus menilai ada unsur kesengajaan untuk membahayakan lembaga pendidikan dan akhirnya diputuskan untuk diturunkan.
Mengenai penggembokan studio teater Retno menjelaskan, sejak awal pihaknya tidak memberi izin penyelenggaraan pentas teater yang dinilai berbau kepentingan politik. Sampai 14 Januari pun latihan tetap dilakukan.
“Sejak dari awal dilakukan mediasi pun sudah tidak diizinkan, dengan alasan-alasan yang sudah diinformasikan sebelumnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata dia, kampus bertanggung jawab moral dan menjaga nilai-nilai kebangsaan serta mencegah berkembangnya narasi yang bisa memecah belah persatuan.
“Kami tidak akan mentoleransi adanya kegiatan yang berpotensi menimbulkan perpecahan berbasis SARA dan politik, baik yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, pegawai administrasi maupun purnabakti,” tegasnya.
“Kampus adalah tempat bagi ilmu pengetahuan, bukan untuk penyebaran isu-isu kontraproduktif yang dapat mengganggu keharmonisan,” tandasnya. (mcr27/jpnn)
Penjelasan Rektor ISBI Bandung ihwal penggembokan studio sebagai lokasi pertunjukan teater 'Wawancara dengan Mulyono'.
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
- Koordinator Gerakan Indonesia Cerah Tanggapi Kelompok yang Kerap Sudutkan Jokowi
- Menteri Kabinet Merah Putih Temui Jokowi, Ketua DPR Merespons Begini
- Jokowi: Ini Sudah Jadi Fitnah di Mana-Mana
- Soal Ijazah Jokowi Diduga Palsu, UGM Siap Buka-Bukaan
- Megawati Tonton Teater di GKJ, Menterinya Prabowo Ikut Hadir
- Para Menteri Sowan ke Jokowi, Efriza: Sikap Kurang Menghargai Presiden Prabowo