Inilah Rumah Pertama di Perth Gunakan Hampir 100 Persen Listrik Tenaga Surya

"Dan perkiraannnya, harga itu akan menurun, karena volume produksi akan meningkat dan juga persaingan di pasaran. Dalam waktu bersamaan, dengan harga listrik konvensional semakin mahal, maka penggunaan baterai ini semakin menarik bagi mereka yang mampu," kata Byrne lagi.
Rumah yang dimiliki Byrne masih memiliki jaringan ke perusahaan listrik lokal, sehingga memungkinkannya menggunakan listrik bila hari berawan atau menjual kelebihan listriknya kembali ke perusahaan.
Josh Byrne menjelaskan tentang rumahnya yang menggunakan hampir seluruh kebutuhan listriknya dari tenaga surya.
Peneliti dari Curtin University di Perth sedang memantau proyek tersebut untuk melihat apakah teknologi ini bisa diperluas penerapannya.
Saat ini, peraturan negara bagian Australia Barat tidak memungkinkan pengiriman kembali energi listrik dari baterai ke perusahaan listrik lokal. Yang diijinkan hanya listrik dari panel surya.
Namun Jemma Green dari Curtin University mengatakan sistem penyimpanan listrik di baterai ini memberikan manfaat besar bagi ketersediaan listrik.
"Baterai akan mengurangi unduhan listrik di siang hari ketika matahari sedang bersinar," kata Green.
Sebuah rumah di kawasan Hilton di Perth (Australia Barat) menjadi rumah pertama di negara bagian tersebut yang hampir sepenuhnya mengandalkan tenaga
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina