Istri Pertama Murka, Rumah Mantan Suami Dihancurkan Hingga Berkeping-keping

Istri Pertama Murka, Rumah Mantan Suami Dihancurkan Hingga Berkeping-keping
Rumah yang dihancurkan mantan istri. Foto: ngopibareng/ist

Dia dan anaknya meminta kompensasi Rp30 juta pada Kasnan. Namun, Kasnan tidak bisa memberikan uang dengan alasan sedang tak memiliki pekerjaan tetap.

Keduanya sama-sama bersikeras merasa punya hak atas bangunan tersebut padahal pembangunan rumah seluas sekitar 51,5 meter persegi itu berdiri di atas tanah milik almarhum Kani, ibu Kasnan.

Sampai saat ini, tanah tersebut masih tercatat sebagai milik Kani. Alhasil, Kasnan tidak bisa membaginya dengan Ainun Rohmah.

Perselisihan ini telah dimediasi pihak perangkat desa dengan berbagai solusi. Di antaranya dengan mengangsur kompensasi selama lima tahun. Namun, Kasnan merasa tak mampu hingga akhirnya rumah dihancurkan oleh orang suruhan Ainun Rohmah dan dibagi rata.

"Dimusyawarahkan lagi dan keputusannya jika tidak bisa, rumah dibongkar dan dihancurkan. Orang suruhan mantan istri yang menghancurkannya. Barang-barang sudah diambil dari dulu,” keluh Kasnan.

Kini, Kasnan dan keluarganya tak punya rumah lagi dan terpaksa menghuni gubuk ala kadarnya di dekat kandang kambing. (ngopibareng/jpnn)

Mantan istri mengirimkan bodyguard untuk menghancurkan rumah milik suami dan istri ketiga.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News