Ivan Lanin, dari Otak Kiri ke Otak Kanan demi Bahasa Negeri

Ivan Lanin, dari Otak Kiri ke Otak Kanan demi Bahasa Negeri
Pegiat bahasa Ivan Lanin di kantor Redaksi JPNN.com, Jakarta Selatan, Sabtu (11/12). Foto: Azizul Hakim/JPNN.com

Setelah profesi konsultan membuat Ivan mapan secara finansial, dia justru lebih senang mengajarkan bahasa Indonesiakepada khalayak. Pada 2019, pria berusia 46 tahun itu memutuskan berhenti bekerja.

Selanjutnya, Ivan mendirikan Narabahasa pada Februari 2020 karena merasa butuh kelompok yang membantunya menyampaikan ilmu tentang bahasa Indonesia.

Kini, penyandang gelar magister teknologi informatisi dari Universitas Indonesia itu getol mengampanyekan keuntungan dan keunggulan menguasai bahasa Indonesia dengan baik. 

"Kuasai bahasa, kuasai dunia," katanya mengutip slogan Narabahasa.

Saat ini, Narabahasa memiliki belasan ribu murid. Ivan mengungapkan usaha barunya itu memiliki kelas untuk publik dan in-house.

Kelas publik Narabahasa telah diikuti oleh sekitar 15 ribu murid. Adapun untuk kelas in-house Narabahasa yang berbasis di rumah diikuti oleh sekitar 5 ribu murid.

Ivan pun selalu berupaya menggali ide baru agar perusahaannya terus bisa berinovasi. 

"Saya selalu mendorong teman-teman di Narabahasa memberikan apa yang bisa kami kembangkan. Itu kuncinya," kata Ivan.(mcr9/jpnn)


Pendiri Narabahasa Ivan Lanin yang dikenal sebagai pegiat bahasa Indonesia justru tak pernah memiliki pendidikan khusus bidang kebahasaan.


Redaktur : Antoni
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News