Jadi Pesakitan di Bernabeu, Ancelotti Rindukan Pemain Seperti Pirlo

Jadi Pesakitan di Bernabeu, Ancelotti Rindukan Pemain Seperti Pirlo
Carlo Ancelotti. Foto: Dani Pozo/AFP

jpnn.com - MADRID - Juara bertahan La Liga, Atletico Madrid kembali berhasil menyakiti Real Madrid. Usai menang atas rival sekotanya itu di Piala Super Spanyol awal musim ini, Atletico kembali berjaya di lanjutan liga dan menang 2-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (14/9) dini hari.

Kekalahan ini menyesakkan entrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti. Disebutnya, Real kurang intensitas dan energi. "Kami kekurangan intensitas, dan itu seharusnya tak boleh terjadi saat melawan tim seperti Atletico," ungkap Ancelotti di ESPN, Minggu (14/9).

Atletico membuka keunggulan lebih dulu dalam sebuah setting corner kick di menit 11. Gelandang mereka, Tiago berhasil menang heading dan menjebol gawang Real Madird. Cristiano Ronaldo kemudian menyamakan skor menjadi 1-1 lewat eksekusi tendangan penalti di menit 26. Atletico akhirnya menegaskan kemenangan lewat Arda Turan di menit 76.

Dengan kemenangan ini, Atletico mengemas tujuh poin dari tiga laga yang dilaluinya serta terus memepet Barcelona yang tengah berada di puncak klasemen sementara La Liga dengan raihan sembilan poin. Sementara itu, Real Madrid masih terseok-seok di peringkat ke-12 dengan hanya mengumpulkan 3 poin. "Kami bermain baik di babak pertama, tidak begitu baik di babak kedua, seperti di Anoeta (markasnya Real Sociedad saat Real kalah 2-4)," kata Ancelotti.

"Di babak kedua, ritme kami turun. Untuk mengalahkan Atletico, anda perlu intensitas. Kami harus membayar mahal atas sebuah kesalahan kecil (gol Turan). Kadang-kadang itu terjadi dalam sepak bola, segala sesuatu tidak berjalan untuk anda," sesal Ancelotti.

Ancelotti membantah bahwa dia perlu mengubah sistem 4-3-3, yang bekerja dengan baik saat masih ada Xabi Alonso dan Angel Di Maria musim lalu. "Sistem itu tidak masalah. Tim sudah mengenalnya dengan baik, kita harus mencari pemain yang benar-benar tepat untuk itu. Masalahnya adalah intensitas dan sikap. Hal ini dimungkinkan untuk mendapatkan keseimbangan menggunakan pemain dengan kualitas teknis. Itulah yang membuat perbedaan. Dulu saya punya pemain berpengalaman yang selalu punya intesitas dan sikap yang tepat, (Clarence) Seedorf dan (Andrea)," pungkas Ancelotti. (adk/jpnn)


MADRID - Juara bertahan La Liga, Atletico Madrid kembali berhasil menyakiti Real Madrid. Usai menang atas rival sekotanya itu di Piala Super Spanyol


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News