Jangan Beri Uang Pada Pengemis!

jpnn.com - SAMPIT – Ramadan segera tiba. Hal itu dimanfaatkan para pengemis untuk menjalankan aksinya di Sampit, Kalimantan Tengah. Mereka akan memasang mimik melas demi mendapatkan uang dari warga.
“Kalau sebelum ramadan hampir jarang pengemis yang bekeliaran. Tapi kalau sudah menjelang ramadan seperti saat ini pasti banyak yang bekeliaran. Bahkan kelihatannya mereka bukan asli dari Sampit, kemungkinan dari Pulau Jawa,” jelas Nuraini, warga Baamang, Sabtu (14/5).
Sebelum ramadan seperti saat ini biasanya mereka banyak berkeliaran di rumah makan. Tapi nanti pada saat ramadan pasti berkeliaran di pasar dan pusat keramaian lainnya. Hal tersebut sangat mengganggu aktivitas.
“Kebanyakan karena faktor malas bekerja saja, padahal fisik mereka masih sempurna bahkan masih kuat untuk berjalan. Petugas penertiban harus bisa segera mengantisipasi hal ini sebelum benar-benar menjamur gepeng ini,” sarannya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kotim Rihel menjanjikan bahwa dalam waktu dekat segera melakukan aksi penertiban. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal menjelang bulan ramadan.
“Penertiban ini juga harus diikuti dengan upaya dari masyarakat untuk tidak memberikan uang dengan cuma-cuma kepada mereka. Tidak akan maksimal upaya penertiban jika masyarakat masih tetap memberikan uang kepada mereka,” ujarnya. (dc/fin/jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Berkat Wakaf BWA, Air Bersih Kini Mengalir di Dusun Ogolau
- Gubernur Luthfi: Program TMMD Bantu Percepat Pembangunan Daerah
- 54 CPNS Terima SK, Harus Siap Ditempatkan di Mana Saja
- WN Yordania Hanyut Saat Berenang di Pantai Batu Belig Bali, Tim SAR Bergerak
- 183 CPNS Kota Bengkulu Terima SK, Wali Kota Dedy Berpesan Begini
- Cari 2 Korban Kapal Feri Tenggelam, Tim SAR Kerahkan Teknologi Bawah Air