JPNN.com

Jangan Sepelekan Anemia, Ini 7 Bahaya Yang Mengincar Kesehatan Anda

Jumat, 10 Januari 2020 – 04:50 WIB
Jangan Sepelekan Anemia, Ini 7 Bahaya Yang Mengincar Kesehatan Anda - JPNN.com
Anemia. Foto one-photo/Shutterstock

jpnn.com - Anemia atau kurang darah adalah penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Sayangnya, penyakit ini sering dianggap sepele.

Padahal, faktanya bahaya anemia tak main-main, bahkan bisa berujung pada kematian.

Anemia merupakan kondisi di mana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah kurang dari normal. Hemoglobin adalah salah satu komponen sel darah merah, yang berfungsi mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kadar Hb dalam darah ditentukan berdasarkan umur, yaitu:

  • Usia 6 bulan-4 tahun: 11 gr/dL
  • Usia 5-11 tahun: 11,5 gr/dL
  • Usia 12-14 tahun: 12 gr/dL
  • Wanita dewasa: 12 gr/dL
  • Wanita hamil: 11 gr/dL
  • Pria dewasa: 13 gr/dL

Berkurangnya hemoglobin di dalam darah dapat disebabkan oleh adanya gangguan dalam pembentukan sel darah merah, perdarahan akut maupun kronis, serta adanya proses penghancuran sel darah merah yang lebih cepat daripada kondisi normal.

Gangguan dalam pembentukan sel darah merah sendiri umumnya dipengaruhi oleh substansi tertentu seperti zat besi, vitamin B12, asam folat, maupun gangguan pada sumsum tulang belakang.

Di Indonesia, anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemui, terutama pada anak-anak dan ibu hamil. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut, 48,9 persen ibu hamil mengalami kondisi anemia, didominasi rentang usia 15-24 tahun.

Gejala umum anemia antara lain: wajah tampak pucat, mudah kelelahan, dan sering mengantuk.

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
yessy