Jokowi…Siapkan Palangka Raya jadi Ibu Kota Indonesia

Jokowi…Siapkan Palangka Raya jadi Ibu Kota Indonesia
Tugu Soekarno di Palangka Raya, Kalimantan. Di sinilah, pada 17 Juli 1957 Bung Karno menyatakan, Palangka Raya dibangun untuk jadi ibukota Indonesia Foto: Public Domain.

Nah, untuk mewujudkan mimpinya, "Soekarno berhasil meyakinkan Rusia untuk membangun jalan di sana. Jalan menembus hutan rimba," tulis Gerry van Klinken.

Para insinyur Rusia membangun jalan raya di lahan gambut. Lancar.

Soekarno tak main-main dengan rencananya. 

"Dua kali Bung Karno mengunjungi Palangka Raya, untuk melihat langsung potensi kota itu untuk jadi pusat pemerintahan," tulis Wijanarka dalam buku Soekarno dan Disain Rencana Ibukota RI di Palangkaraya.

Namun apa boleh buat. Rencana tinggal rencana. Seiring lengsernya Soekarno, haluan pun berubah. 

Tempo hari, 20 Desember 2017. Saat merayakan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Presiden Jokowi menyatakan keinginannya melanjutkan apa yang telah dirintis Presiden Soekarno: Memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Palangka Raya.

Melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dodi Riyadmaji, di sela Rakernas Kelitbangan Kemendagri 2017, negara memberi kode: Lanjutkan apa yang sudah ditapaki Bung Karno. (wow/jpnn)


KODE Jokowi. Para peneliti di Kementerian Dalam Negeri mengkaji rencana memindahkan ibu kota Indonesia ke Palangka Raya, Kalimantan.


Redaktur & Reporter : Wenri

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News