Juventus Juara, Sarri Malah Berlari Meninggalkan Lapangan

Juventus Juara, Sarri Malah Berlari Meninggalkan Lapangan
Pelatih Juventus Maurizio Sarri mengamati para pemainnya dari tepi lapangan dalam pertandingan Liga Italia melawan Sampdoria yang dimainkan di Stadion Allianz Arena, Turin, Minggu (26/7/2020). (ANTARA/AFP/MARCO BERTORELLO)

jpnn.com, ITALIA - Juventus dipastikan menjuarai Liga Italia musim 2019-2020, usai menaklukkan Sampdoria 2-0, Senin (277) dini hari.

Kemenangan pada laga ke-36 ini membawa Juventus mengantongi angka 83 poin di puncak klasemen.

Perolehan tersebut tidak mungkin lagi dapat dikejar Inter Milan yang berada di peringkat kedua (76 poin) dan Atalanta (75 poin), sementara Liga Italia hanya tinggal menyisakan dua pertandingan sisa.

Uniknya, pelatih Juventus Maurizio Sarri malah berlari menuju ruang ganti begitu wasit meniup pluit panjang.

Sebagai seorang perokok, apakah Sarri langsung keluar lapangan agar dapat merokok?

"Saya meninggalkan lapangan karena saya berusaha menghindari siraman air, sebab itu pasti akan dilakukan, namun saya tidak mampu menghindar," ujar Sarri.

Mengantarkan Juventus juara merupakan gelar perdana Sarri di Liga Italia, setelah sebelumnya memenangi Liga Europa saat menukangi Chelsea dan menjadi pelatih paling tua yang memenangi scudetto, yakni 61 tahun enam bulan.

"Ini tentu saja merupakan perasaan yang istimewa. (Liga) ini sulit dimenangi, bahkan lebih sulit lagi untuk tetap meraih kemenangan, sebab menerima anugerah di olahraga ini merupakan kebohongan terbesar di dunia," ucapnya kepada Sky Sport Italia.

Sarri berlari meninggalkan lapangan menuju ruang ganti, begitu peluit panjang ditiup. Padahal, kemenangan dari Sampdoria 2-0, memastikan Juventus juara Liga Italia 2019-2020.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News