JPNN.com

Kadis Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari Mengaku Positif COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 – 01:05 WIB Kadis Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari Mengaku Positif COVID-19 - JPNN.com
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari saat ditemui di Posko gugus tugas penanganan COVID-19 Sulsel di Makassar. Foto: ANTARA/Nur Suhra Wardyah

jpnn.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr Ichsan Mustari memberi kabar mengejutkan. Ia mengakui dirinya positif COVID-19 setelah menjalani pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction). Namun, status postifi COVID-19 tersebut tidak disertai gejala.

"Saya saat ini dalam keadaan sehat walafiat, tidak demam, batuk, maupun sesak nafas. Berdasarkan pemeriksaan PCR, untuk diagnosis COVID-19 pada diri saya hasilnya positif," ungkap dr Ichsan melalui video singkat yang tersebar di berbagai grup WhatsApp media di Makassar, Jumat.

Ichsan menyampaikan dengan status tersebut yang tidak disertai gejala, maka ia diminta untuk untuk melakukan isolasi mandiri di rumah sesuai pertimbangan pihak tenaga kesehatan atau dokter.

Pada video berdurasi 2 menit 30 detik itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh staf di kantor maupun di Posko Gugus Percepatan Penanganan COVID-19.

"Kepada staf atau siapa saja yang pernah kontak dengan saya, saya memohon maaf dan mengimbau untuk tidak panik. Lakukan physical distancing dengan orang sekitar sambil tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat," kata dr Ichsan.

"Jika suatu hari ada timbul gejala, maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan," sambungnya.

Sebagai juru bicara COVID-19 yang ditunjuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dr Ichsan beberapa hari terakhir tetap tampak bugar dan sehat. Hal itu terbukti dari sikap kooperatif dia melakukan video konferensi bersama awak media setiap hari.

Ichsan aktif menginformasikan up date terbaru jumlah kasus terkait COVID-19 di Sulawesi Selatan, hingga berbagai upaya yang telah dilakukan gugus tugas penanganan COVID-19 untuk mencegah penyebaran virus asal Wuhan, China itu.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...