JPNN.com

Kalungan Ulos Sambut Peserta Famtrip TA/TO Oman di Medan

Jumat, 27 September 2019 – 13:17 WIB Kalungan Ulos Sambut Peserta Famtrip TA/TO Oman di Medan - JPNN.com
Rombongan Famtrip Oman disambut di Medan. Foto: Kemenpar

jpnn.com, MEDAN - Rombongan Familiarization Trip Travel Agent/Tour Operator (TA/TO) Oman tiba di Medan, Kamis (26/9), setelah mengeksplorasi Aceh. Rombongan tiba di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.30 WIB. Sebagai penyambutan, seluruh peserta dikalungkan dengan Ulos, kain khas Sumatera Utara.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya, sambutan tersebut meninggalkan kesan positif buat peserta. “Ini kesempatan pertama mereka mengunjungi Medan. Mereka langsung diperkenalkan dengan kain Ulos. Kesan yang didapat semakin positif karena yang memasangkan Ulos menggunakan pakaian adat,” papar Nia.

Nia berharap kesan awal yang positif ini akan berlanjut saat peserta berkeliling Kota Medan, hingga Danau Toba nanti. “Kami harapkan mereka akan mendapatkan banyak kesan positif. Banyak pengalaman. Karena hal itu bisa membantu mereka untuk membuat paket perjalanan ke Indonesia. Khususnya untuk poros Medan dan Danau Toba,” tutur Rizki.

Kalungan Ulos Sambut Peserta Famtrip TA/TO Oman di Medan
Wisatawan asal Oman menikmati durian Medan. Foto: Kemenpar

Seluruh peserta kemudian diajak menikmati kuliner yang ada di sekitar Medan, Restoran Koki Sunda. Olahan ikan, dan aneka seafood lain yang dihidangkan, mampu memuaskan peserta famtrip. Usai makan siang, peserta langsung diajak mengunjungi destinasi pertama, Istana Maimun. Destinasi sejarah yang dibalut storytelling ini mampu menarik perhatian TA/TO asal Oman. Keindahan serta kemegahan istana ini juga membuat takjub peserta.

Istana Didirikan oleh Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah yang merupakan keturunan raja ke-9 Kesultanan Deli. Istana ini dibangun pada 26 Agustus 1888 dan baru diresmikan pada 18 Mei 1891. Dari Istana Maimun, perjalanan dilanjutkan ke Masjid Raya Medan yang lokasinya berada tidak jauh dari istana. Di sini, peserta menunaikan ibadah sholat dzuhur. Arsitektur dan keindahan masjid bernama Al Mashun, juga sukses membuat peserta memujinya.

Salah satu momen yang paling seru, adalah saat peserta diajak menikmati legit dan manisnya durian di Sibolang. Sebab, buat beberapa peserta inilah pengalaman pertamanya mencoba buah yang memiliki kulit berduri itu.

Menurut Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional III Kementerian Pariwisata Sigit Witjaksono, pengalaman baru inilah yang dibutuhkan peserta famtrip. “Kami harus memberikan sesuatu yang baru untuk peserta famtrip. Sesuatu yang tidak mereka jumlah di negara asal mereka. Apalagi, yang kami libatkan ini adalah TA/TO. Pengalaman inilah yang kami harapkan bisa mereka tawarkan buat masyarakat sana. Dampaknya, kunjungan wisatawan Oman dan Timur Tengah bisa terus meningkat,” paparnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...