Kasus Covid-19 di Bantul Bertambah 294 Orang dalam 24 Jam

Kasus Covid-19 di Bantul Bertambah 294 Orang dalam 24 Jam
Ilustrasi - Pasien Positif Covid-19 di Bantul, Yogyakarta mengalami lonjakan. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, BANTUL - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penambahannya tercatat sebanyak 294 orang dalam waktu 24 jam, Kamis (17/6).

Dengan pertambahan itu, total kasus terkonfirmasi positif di Bantul meningkat jadi 16.279 orang.

Satgas Covid-19 Bantul dalam keterangan resmi menyatakan tambahan kasus baru itu berasal dari Kecamatan Kasihan 55 orang, Banguntapan 47 orang, Sewon 44 orang, dan Sanden 27 orang, serta Sedayu 22 orang.

Selanjutnya dari Bantul 16 orang, Jetis (14), Bambanglipuro (10), Pandak (10), Imogiri (9), Kretek (8), Pleret (8), Pundong (7), Pajangan (7), Srandakan (5), Dlingo (4), dan Piyungan satu orang.

Dalam periode yang sama juga terdapat pasien sembuh 98 orang. Dengan demikian total kasus pulih dari Covid-19 di Bantul menjadi 14.175 orang.

Sementara pasien yang meninggal dunia pada Kamis tercatat tiga orang, berasal dari Kecamatan Kasihan dua orang, dan Pandak satu orang, sehingga total kasus kematian di Bantul hingga kemarin sebanyak 406 orang.

Data pasien Covid-19 aktif yang berdomisili di Bantul dan masih menjalani isolasi maupun perawatan di beberapa rumah sakit rujukan per Kamis kemarin tercatat 1.698 orang.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Banguntapan Fauzan Muarifin mengatakan lonjakan kasus positif di wilayah itu paling dominan dari klaster pelaku perjalanan yang menularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Satgas Covid-19 menduga kasus positif di Bantul paling dominan dari klaster pelaku perjalanan.