Kecam Cuitan Ruhut soal Anies, KAHMI Jaya Desak Polisi Bertindak

Kecam Cuitan Ruhut soal Anies, KAHMI Jaya Desak Polisi Bertindak
Politikus PDIP Ruhut Sitompul. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya, mengencam Aksi Ruhut Sitompul mengunggah foto hasil manipulasi yang memperlihatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenakan pakaian tradisional Papua.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ruhut Sitompul mengunggah foto editan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengenakan koteka. "Ha ha ha kata orang Betawi usahe ngeri X Sip deh," tulis Ruhut Sitompul.

Sekretaris Umum (Sekum) KAHMI Jaya, M. Amin, menegaskan, KAHMI Jaya mengecam keras Ruhut lantaran sudah kelewatan. "KAHMI Jaya minta pihak kepolisian segera proses hukum tindakan rasis Ruhut kepada Papua dan Anies. Bagi saya ini tindakan biadab," tegas M. Amin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5).

Dia menilai, tindakan Ruhut menertawai Anies Baswedan mengenakan koteka sudah termasuk ke dalam rasisme.

Amin menegaskan, KAHMI Jaya juga mendukung pelaporan terhadap Ruhut oleh Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) Petrodes Mega MS Keliduan atau Mega ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (11/5).

Ruhut Sitompul dinilai telah menimbulkan kebencian antar-suku, ras dan golongan karena postingannya itu. "KAHMI akan ikut mengawal laporan itu di Polda Metro Jaya. Ruhut harus dihukum," jelasnya.

Sebab, kata Amin, Ruhut juga melanggar SARA lantaran menyinggung etnis Papua dan Betawi dengan menulis caption yang mengundang amarah dan kegaduhan.

Dia mengungkapkan, beda pendapat, lawan politik, dan persaingan politik boleh saja dalam negara demokrasi. "Tapi, tak ada alasan dalam tindakan rasis. Apalagi, dengan budaya bangsa ini. KAHMI Jaya menilai Ruhut sudah kelewat batas," tandas dia. (dil/jpnn)

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya, mengencam Aksi Ruhut Sitompul mengunggah foto hasil manipulasi yang memperlihatkan Gubernur Anies Baswedan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News