Kekhawatiran Andik Vermansyah Ini Cukup Beralasan

Kekhawatiran Andik Vermansyah Ini Cukup Beralasan
Andik Vermansyah berebut bola dengan pemain Persija Jakarta Osvaldo Ardiles Haay (kiri) di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc

Dengan diwajibkannya menggunakan bus maka masa pemulihan kondisi fisik akan minim.

Bagi pemain yang tak bisa memulihkan kondisi kebugaran dengan cepat bakal rentan cedera dan hal itu diakui Andik.

"Ini bisa buat rawan cedera juga buat para pemain di seluruh tim kalau recovery tidak bagus," kata dia.

Di sisi lain, penggunaan bus dinilai lebih aman dari penularan COVID-19.
Pasalnya, para pemain tak akan bersinggungan dengan masyarakat lain, selain itu kesehatan mereka juga telah dipastikan terkontrol karena harus menjalani Swab Test secara berkala.

Andik juga mengaku masih merasa was-was bertanding di tengah pandemi.

Pasalnya, kurva penularan di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda menurun.

Namun sebagai pemain profesional, ia siap bertanding untuk membela Bhayangkara FC dengan syarat menjalankan protokol kesehatan yang ditentukan.

“Pastinya sangat khawatir (dengan pandemi) meskipun kami latihan tidak di Jakarta, tapi masih rawan juga karena masih daerah lingkungan sekitar DKI Jakarta," kata dia.

Andik Vermansyah mengemukakan kekhawatirannya, menghadapi laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang mulai akan digelar Oktober nanti.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News