Kelompok Lampung Bobol ATM di Kompleks Kostrad, Begini Jadinya, Rasain

Kelompok Lampung Bobol ATM di Kompleks Kostrad, Begini Jadinya, Rasain
Ilustrasi. Foto: Antara

Modusnya, pelaku awalnya membuka rekening di sebuah Bank, yang mana ada sejumlah rekening yang dimiliki pelaku.

Kemudian kata dia, pelaku menabung di salah satu rekening tersebut. Uang tabungan itu nantinya bakal dioper-oper ke rekening lainnya.

Lantas, rekening yang ada tabungannya itu dikuras isinya di sebuah mesin ATM. Hanya saja saldo atau uang tabungan itu tak berkurang sepeser pun pascadikuras, sehingga yang dirugikan merupakan pihak Bank.

"Pelaku belajar cara membobol itu melalui internet di Youtube, mereka belajar secara otodidak dan mempraktikannya sebelum melakukan aksinya," katanya.

Dalam aksi terakhirnya di Komplek Kostrad, pelaku menggasak uang Rp10 juta.

Sementara itu, Kaajen Kostrad Kolonel Caj Endi Zubaedi Anshori menambahkan, kasus itu terungkap lantaran karyawan minimarket curiga dengan adanya orang tak dikenal yang bolak-balik di waktu pagi, siang, dan sore hari dan mondar-mandir.

Karyawan minimarket lantas melaporkannya ke Kostrad dan diteruskan ke polisi.

"Kejadian yang terjadi di Komplek Kostrad Tanah Kusir baru pertama kalinya, khususnya pembobolan ATM dan kami bersyukur bisa menangkap lima pelaku bersama Polsek Kebayoran Lama. Mereka baru tahu kalau itu komplek militer dan mereka kaget sekali saat ditangkap," pungkasnya. (mcr3/jpnn)

Kelima pelaku membobol mesin ATM di minimarket Komplek Kostrad, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jaksel.


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News