Kemendikbudristek Ajak Mahasiswa Daftar Kampus Mengajar, Ditempatkan di 3.400 SD dan 375 SMP

Kemendikbudristek Ajak Mahasiswa Daftar Kampus Mengajar, Ditempatkan di 3.400 SD dan 375 SMP
Plt Dirjen Dikti Nizam. Foto: tangkapan layar

Dia menjelaskan, andalan untuk berkoordinasi dengan tim adalah radio komunikasi. Mereka bekerja sama dengan LAPAN dan AMSAT-ID melalui Organisasi Amatir Radio untuk melaksanakan uji coba berkirim media pembelajaran melalui Satelit LAPAN A2/Satelit IO-86.

"Uji coba tersebut berhasil, bisa digunakan ketika benar-benar dalam keadaan darurat," ujarnya.

Senada itu, Athi Nur Auliati Rahman, seorang mahasiswi asal Universitas Negeri Yogyakarta yang ditempatkan di SDN Gulugulu 2 Kabupaten Sumenep, Jawa Timur juga menyimpan pengalaman-pengalaman berkesan selama mengikuti program Kampus Mengajar.

“Pertama saya merasa ada perubahan cara pandang dan bersikap ketika belajar di kampus dengan lapangan khususnya di desa tertinggal,” ungkap Athi.

Menurut Athi, melalui Kampus Mengajar dia bisa ikut memberi solusi atas persoalan pendidikan di daerah. Dari distribusi ilmu pengetahuan, pengajar, media pembelajaran, fasilitas atau alat pembelajaran, sinyal internet, motivasi belajar siswa, peran orang tua, dan banyak lagi.

Meskipun Athi mengetahui fasilitas di daerah kurang memadai, dia mencoba untuk memberikan pembelajaran yang terbaik bagi peserta didiknya.

"Saya tahu betul bagaimana kondisi pendidikan desa tersebut. Walau (pelajar) tidak punya HP, susah sinyal, pun sebagian besar gagap teknologi, saya mencoba untuk mengajak adik-adik saya bangkit dari ketertinggalan,” jelas Athi.

Berbagai fitur dan aplikasi diterapkan Athi untuk memberikan pembelajaran yang menarik bagi peserta didiknya. Seperti pengenalan materi lewat video edukasi, menggunakan laptop saat mengajar, melakukan eksperimen fisika yang menarik, bermitra dengan orang tua, serta kunjungan belajar ke rumah-rumah siswa serta membimbing hingga mereka menang lomba.

Kemendikbudristek mengajak seluruh mahasiswa ikut program kampus mengajar, selain dapat insentif juga mendapatkan SKS atas seluruh karya dan kinerja.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News