JPNN.com

Kemenkop UKM Kembangkan UMKM Pariwisata KEK Likupang

Kamis, 24 September 2020 – 18:31 WIB
Kemenkop UKM Kembangkan UMKM Pariwisata KEK Likupang - JPNN.com
Kemenkop UKM kembangkan UMKM pariwisata. Foto: Kemenkop UKM

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mewujudkan komitmennya dalam mengawal program pelatihan bagi UMKM di lima Destintasi Superprioritas.

Secara maraton Menteri Koperasi dan UKM dan Deputi bidang SDM telah melaksanakan pelatihan sejak dibukanya PSBB pada bulan Juni, mulai dari: Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo dan diakhiri di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Menkop UKM Teten Masduki mengungkapkan, UMKM sangat merasakan dampak pandemi covid-19, banyak yang rontok, tutup dan gulung tikar sehingga menimbulkan bertambahnya jumlah pengangguran. Ia berharap, kini saatnya UMKM kembali bangkit (rebound).

"Para pelaku UMKM termasuk UMKM di daerah pariwisata terpukul oleh pandemi covid-19 ini. Pemerintah tentu tidak ingin membiarkan UMKM jalan tertatih-tatih dan lunglai," kata Teten melalui zoom meeting, saat memberikan arahan, motivasi sekaligus membuka pelatihan peningkatan kapasitas terpadu SDM KUMKM melalui pelatihan terpadu, dengan tema 'KUMKM Eksis dan Mampu Beradaptasi pada masa pandemi dan new normal covid-19" di Likupang, Minahasa Utara, kamis (24/9).

Meskipun demikian, kata Teten, saat ini masih ada UKM yang mampu bertahan, bahkan tumbuh. Itu adalah UKM yang sudah terhubung dengan platform digital. Sayangnya saat ini baru 13 persen atau 8 juta pelaku usaha yang terhubung dengan ekosistem digital.

"Saya sudah diperintahkan Bapak Presiden untuk segera melakukan transformasi digital UMKM dari offline ke online, karena banyak sekali manfaatnya selain untuk mendorong kenaikan omset, juga untuk akses pembiayaan," jelas Teten.

Sementara saat memberikan arahan, Deputi bidang Pengembangan SDM KemenkopUKM Arif Rahman Hakim mengungkapkan, pelatihan ini merupakan serangkaian kegiatan untuk mendukung daerah wisata unggulan. Pelatihan ini sasarannya agar pelaku koperasi UMKM bisa eksis dan beradaptasi di era new normal saat.

"Kami memberikan pelatihan sesuai dengan kebutuhan mereka, serta kami berharap para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya secara online. UKM yang eksis yang bisa menggunakan teknologi digital yang antara lain untuk pemasaran produk," harap Arif.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
jlo