Kementan Dorong Pengembangan Cluster Kawasan Jeruk di Bali

Kementan Dorong Pengembangan Cluster Kawasan Jeruk di Bali
Dirjen Hortikultura Kementan Suwandi dan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, Wayan Sukartana saat berkunjung ke Desa Bayunggede Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (5/9). Foto: Humas Kementan

Gede Manuabe, Penyuluh Pertanian Kecamatan Kintamani mengatakan salah satu kelompok tani jeruk yakni Kelompok Tani Pertiwi mengembangkan jeruk 20 hektare dengan produksi 50 kg per pohon. Setiap hektar ditanami 800 hingga 1000 pohon.

“Ini umur tanaman sudah 13 tahun tetap subur berbuah lebat karena dipupuk dan dirawat dengan baik,” jelasnya.

Harga jeruk siam di kebun Rp 10.000 perkg. Sementara biaya produksi Rp 3.000 perkg.

“Lumayan bagus, pasarnya juga lancar ke pasar lokal dan supermarket. Silakan wisatawan berkunjung dan petik jeruk,dijamin akan puas dan senang,” tandasnya. (jpnn)


Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mendorong pengembangan cluster kawasan jeruk di Bangli, Badung dan Gianyar.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News