Kementan Pastikan Pastikan 12 Bahan Pangan Pokok di Daerah Ini Aman Hingga Lebaran

Kementan Pastikan Pastikan 12 Bahan Pangan Pokok di Daerah Ini Aman Hingga Lebaran
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan Tri Mela Sari bersama timnya meninjau Pasar Mandalika, NTB, untuk mengecek pasokan bahan pangan pokok untuk kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran, Kamis (14/4). Foto: Dokumentasi Kementan

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov NTB Muhammad Husni meyampaikan, ketersediaan 12 bahan pangan pokok selama Ramadan dan menyambut Idulfitri di daerahnya dapat terpenuhi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian karena dengan program-program unggulannya, maka pengembangan pertanian dan peternakan di Provinsi NTB dapat berdampak signifikan dalam pemenuhan pangan di wilayah kami," ucapnya.

Sebagai informasi berdasarkan data laporan dari Pemprov NTB, ketersediaan 12 bahan pangan pokok per 13 April aman dan terkendali.

Data stok bahan pangan pokok tersebut, yaitu beras 162.140 ton, jagung 138.661 ton, bawang merah 6.675 ton, bawang putih 742 ton, cabai keriting 850 ton, cabai rawit 5.866 ton, gula pasir 1.316 ton, minyak goreng 1.402 ton, dan kedelai 305 ton.

Untuk ketersediaan pangan asal ternak, yaitu daging sapi 506 ton, daging ayam 4.267 ton, dan telur ayam 5.463 ton.

Terpisah, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah menyampaikan monitoring dan pengawalan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman dan lancar untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami membagi tugas untuk memantau dan mengawal ketersediaan pangan pokok di semua wilayah,” ungkap Nasrullah.

Dirjen Nasrullah juga turun langsung memantau ketersediaan bahan pangan pokok di NTT.

Kementan menurunkan tim untuk mengecek stok bahan pangan pokok di NTB untuk kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News