Kementan Siapkan Protokol Kesehatan Bagi Petani agar Tetap Berproduksi di Tengah Wabah Corona

Kementan Siapkan Protokol Kesehatan Bagi Petani agar Tetap Berproduksi di Tengah Wabah Corona
ILUSTRASI Petani panen hasil pertanian di sawah. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, INDRAMAYU - Pandemi covid-19 tidak menjadi halangan bagi petani untuk panen. Di Desa  Nunuk, Kecamatan Lelea, Indramayu, para petani tetap aktif panen raya seraya menjalankan protocol kesehatan penanganan virus Covid-19.

Aruna Runatin, salah seorang petani di wilayah tersebut, menyebutkan kegiatan yang dijalankan masih aman. Saat keluar rumah pun dirinya menggunakan masker. Sementara kebersihan diri pun selalu dijaga, terutama rajin cuci tangan.

“Penyemprotan disinfektan di lingkungan masing-masing pun dilakukan dan pemerintah desa membentuk tim tanggap corona tingkat desa,” ungkap Aruna dalam keterangan pers Humas Kementan, Kamis (2/4).

Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah instruksi dan anjuran kepada masyarakat dalam upaya memutus rantai penyebaran virus  Covid-19. Melalui Kementerian Pertanian, pemerintah pun menyiapkan protokol bagi para petani sehingga mereka tetap aman berproduksi.

“Banyak kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan dari rumah, hal tersebut mungkin bisa dilakukan oleh kebanyakan orang. Tetapi bagi saya seorang petani tetap harus turun ke sawah. Selain bertanggung jawab kepada kesehatan diri dan keluarga, kami pun harus mengurus tanaman dan memastikannya bisa panen," tutur Aruna.

Selain protokol umum seperti mencuci tangan dan menjaga gizi seimbang, para petani pun dianjurkan untuk menanam dan mengonsumsi produk empon-empon seperti wedang umuh, jahdape, dan kunir asem.

Tanaman empon-emponan itu secara klinis dapat meningkatkan kemampuan tubuh menangkal virus Covid-19. Para penyuluh turut berperan dalam mengedukasi para petani tentang protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Peran penyuluh, menurut Aruna memang semakin penting di mata para petani. Apalagi, di tengah pandemi  covid-19 ini, bakteri Xanthomonas Oryzae (hama keresek daun) sedang mewabah.

Melalui Kementan, pemerintah pun menyiapkan protokol bagi petani sehingga tetap aman berproduksi di tengah wabah corona.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News