Kemnaker Dorong Calon Dirjen ILO Dukung Strategi Prioritas Pembangunan Indonesia

Kemnaker Dorong Calon Dirjen ILO Dukung Strategi Prioritas Pembangunan Indonesia
Menaker Ida Fauziyah menyampaikan hal tersebut saat melakukan pertemuan secara virtual pada Jumat (4/3) dengan Menteri Ketenagakerjaan Prancis Elisabeth Borne terkait pencalonan Muriel Penicaud sebagai Direktur Jenderal ILO.

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta kandidat Direktur Jenderal ILO Muriel Penicaud agar mendukung strategi prioritas pembangunan ketenagakerjaan Indonesia 2020 hingga 2024.

Strategi prioritas pembangunan ketenagakerjaan Indonesia ini adalah Transformasi Balai Latihan Kerja (BLK), Link and Match Pekerjaan, Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja, Pengembangan Bakat Muda, dan Perluasan Pasar Kerja Luar Negeri.

Selain itu, Visi Baru Hubungan Industrial, Reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan, Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan, dan Reformasi Birokrasi.

Menaker menyampaikan hal tersebut saat melakukan pertemuan secara virtual pada Jumat (4/3) dengan Menteri Ketenagakerjaan Prancis Elisabeth Borne terkait pencalonan Muriel Penicaud sebagai Direktur Jenderal ILO.

"Pemerintah Indonesia ingin menyampaikan, jika Penicaud terpilih sebagai Direktur Jenderal ILO yang akan datang, dapat mendukung strategi prioritas pembangunan ketenagakerjaan Indonesia 2020 sampai 2024," ucap Menaker.

Selain itu, Menaker berharap Direktur Jenderal ILO yang akan datang dapat terus memperjuangkan keadilan sosial.

"Kami berharap Direktur Jenderal ILO yang akan datang dapat terus memperjuangkan juga memastikan kesempatan yang sama dan melarang semua diskriminasi, serta memastikan keadilan sosial dan pekerjaan yang layak untuk semua di seluruh dunia," ucapnya.

Dia menyampaikan, saat ini Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan G20 Tahun 2022.

Kemnaker meminta kandidat Direktur Jenderal ILO Muriel Penicaud agar mendukung strategi prioritas pembangunan ketenagakerjaan Indonesia hingga 2024

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News