Kenali Hoaks dan Misinformasi, Jangan Ditelan Mentah-Mentah

Kenali Hoaks dan Misinformasi, Jangan Ditelan Mentah-Mentah
Kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital di Kota Palu, Sulawesi Tengah” dihadiri kurang lebih 100 peserta yang terdiri kalangan Ibu-ibu PKK dan Majelis Taklim di Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Foto dok. Kemenkominfo

jpnn.com, PALU - Kemenkominfo mengajak masyarakat Kota Palu berperan aktif mengenal hoaks dan misinformasi. 

Masyarakat harus pandai memilah dan harus memahami berita-berita yang tidak layak disebarkan karena mengandung misinformasi.

“Kita harus bisa mengenali dan mencegah peredaran misinformasi. Hal itu dapat disosialisasikan melalui grup WhatsApp atau pun sosial media lainnya seperti Instagram, TikTok, dan Facebook,” jelas Kadis Kominfo Kota Palu H. Usman saat kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital belum lama ini. 

Dalam mengimbangi perkembangan teknologi di era ini, lanjut Usman, harus waspada dalam penggunaan smartphone, terlebih sekarang smartphone menjadi pegangan kita sehari-hari.

“Usahakan untuk bisa bijak dalam bermedia sosial, sikapi dengan baik segala informasi yang ada karena rentannya misinformasi yang beredar,” tuturnya.

Usman memberikan apresiasi terhadap inisiasi Direktorat Pemberdayaan Informatika dalam menyelenggarakan kegiatan Gali Ilmu karena membawa banyak manfaat bagi masyarakat di Kota Palu.

Dia berharap kesadaran masyarakat mengenai literasi digital dapat lebih meningkat dan membawa dampak positif bagi kehidupan sehari-hari.

“Sangatlah bagus Kominfo mengadakan acara seperti ini, agar masyarakat dapat melihat yang jelas dalam pandangan era digital sekarang ini dan juga pihak pemerintah membuat kita jauh lebih baik dalam menggunakan digital,” tuturnya.

Kemenkominfo meminta masyarakat untuk mengenali hoaks dan minsinformasi, jangan ditelan mentah-mentah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News