Kepala BKN: Kalau Semua Honorer Masuk, Pusing Saya

Kepala BKN: Kalau Semua Honorer Masuk, Pusing Saya
Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, penyelesaian honorer K2 harus tuntas hingga 2024. Ilustrasi Foto: dok.JPC

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah berniat menuntaskan masalah honorer K2 dalam lima tahun ke depan, lewat mekanisme rekrutmen PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dan CPNS bagi yang masih memenuhi persyaratan.

Alasannya, pemerintah butuh peningkatan indeks daya saing global yang salah satunya didorong dari kinerja birokrasi yang mumpuni.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pemerintah mau tidak mau harus memberikan batas waktu penyelesaian honorer K2 maupun nonkategori.

Mengingat PP Manajemen PPPK usianya sudah mau setahun. Saat ini, masih diberikan kesempatan bagi honorer K2 maupun nonkategori karena masa transisi. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut dan harus ada ending-nya.

"Pokoknya, 2024 tutup buku untuk honorer K2 dan nonkategori. Proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun PPPK harus lewat jalur umum. Tidak ada jalur khusus lagi," kata Bima kepada JPNN, Selasa (2/7).

Kepala BKN: Kalau Semua Honorer Masuk, Pusing Saya

Honorer K2 unjuk rasa. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

BACA JUGA: Catat, Rekrutmen PPPK dan CPNS Bukan untuk Meloloskan Semua Honorer K2

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, penyelesaikan masalah honorer K2 lewat jalur PPPK atau CPNS harus tuntas pada 2024.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News