Kesal Sama PPKM Darurat, Kades Pasang Baliho dengan Foto Pakai Masker di Dahi

Kesal Sama PPKM Darurat, Kades Pasang Baliho dengan Foto Pakai Masker di Dahi
Baliho milik kades Jenar yang bernada provokatif akhirnya diturunkan. Foto: AHMAD K/RADAR SOLO

jpnn.com, SRAGEN - Kepala Desa Jenar, Sragen, Samto menjadi buah bibir lantaran nekat membuat baliho besar yang mengkritisi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dia menilai kebijakan PPKM Darurat menyengsarakan masyarakat.

Kades membuat dan memasang baliho besar itu di depan balai desa.

Isinya cukup provokatif. "Baliho itu bertulisakan ”IKI JAMAN REVORMASI. ISIH PENAK JAMAN PKI. AYO PEJABAT MIKIR NASIBE RAKYAT. PEJABAT SENG SENENG NGUBER UBER RAKYAT KUI BANGSAT. PEGAWAI SENG GOLEKI WONG DUWE GAWE IKU KERE. PEGAWAI SING SIO KARO SENIMAN SENIWATI KUWI BAJINGAN”," bunyi tulisan dalam baliho, seperti dilansir Radar Solo, Rabu (14/7).

Selain tulisan tersebut, dalam baliho kades juga menampilkan foto dirinya berseragam dengan memakai masker di dahi.

Saat dimintai konfirmasi terkait baliho tersebut, Samto mengakui bahwa dialah yang membuatnya.

Dia ingin negara memikirkan nasib rakyat yang sedang sengsara saat ini.

"Apa sih ruginya negara kalau melayani rakyat yang baik. Contohnya seniman apa ndak butuh makan? Apa bukan orang itu?” ujar dia.

Pak Kades bikin baliho besar menyuarakan kekesalannya sama PPKM Darurat. Konon baliho sudah disita, tapi dia pengin bikin lagi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News