Khofifah: 8.188 PMI Sudah Tiba di Jatim

Khofifah: 8.188 PMI Sudah Tiba di Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama PMI asal Jatim merayakan Idul Fitri di Asrama Haji Surabaya, Kamis (13/5/2021). (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim/FA)

Setibanya di daerah, PMI juga masih harus menjalani masa karantina di sentra shelter selama tiga hari.

“Setelah itu, mereka akan menjalani tes usap kedua, diikuti dengan PPKM Mikro selama 14 hari. Ini berlaku baik bagi pekerja migran asal Jatim maupun provinsi luar Jatim,” katanya.

Karantina berlapis harus dilakukan agar semua senantiasa terlindungi dan dipastikan sehat, baik diri sendiri maupun keluarga di kampung.

Di sisi lain, Khofifah pada Kamis (13/5) sore mengunjungi pekerja migran yang sedang menjalani masa karantina di Asrama Haji Surabaya, sekaligus turut merayakan Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah.

Khofifah membawa makanan khas lebaran, seperti ketupat sayur, lepet dan kurma.

”Lebaran ini adalah momen berbagi kebahagiaan dan kebersamaan. Alhamdulillah saya bisa merayakan Idulfitri dengan teman-teman PMI yang pastinya merindukan rumah dan keluarga,” kata dia.

Tak hanya dengan pekerja migran, kebersamaan dan kebahagiaan juga dinikmati Khofifah bersama para relawan Covid-19, Satpol PP, petugas serta perawat di area Asrama Haji dengan memberlakukan protokol kesehatan ketat. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Menurut Khofifah Indar Parawansa, para PMI tersebut telah habis masa kontrak di tempat kerjanya, sehingga tidak boleh tinggal lebih lama di negara lain.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News