Kiai Marsudi: Sufi Berperan Dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat

Kiai Marsudi: Sufi Berperan Dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Marsudi Syuhud sekaligus penanggung jawab Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (29/8). Foto: Humas MUI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Marsudi Syuhud menyampaiakn sufi memiliki peran yang sangat penting dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Dia mengatakan pemberdayaan ekonomi umat mengandung makna sosial yang bertujuan untuk membangun perekonomian masyarakat, baik secara individu maupun kolektif.

Kiai Marsudi menyampaikan hal itu pada acara pembukaan Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (29/8).

Muktamar Sufi Internasional ini dibuka oleh Presiden Jokowi. Kegiatan Muktamar Sufi Internasional yang dipimpin Habib Luthfi ini merupakan kegiatan rutin tahunan ikuti 64 ulama Internasional dari 34 Negara.

Tampak juga hadir sejumlah tokoh, di antaranya Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Marsudi mengatakan Jam’iyah ahlith Thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN NU) merupakan salah satu pelopor pemberdayaan ekonomi umat.

“JATMAN ini merupakan lembaga sosial keagamaan yang sangat dekat dengan masyarakat dan sangat potensial untuk menjadi pelopor pemberdayaan ekonomi umat itu sendiri,”  ujar Kiai Marsudi.

Kiai Marsudi tampil sebagai pembicara pada acara The International Sufi Conference bertema "Conemporary Sufi Works in Renewed World” di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (30/8/23).

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Marsudi Syuhud menyampaiakn sufi memiliki peran yang sangat penting dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News