Konon Panglima TNI dan KSAD Tetap Akrab Meski Duduk Berjauhan saat Rapat

Konon Panglima TNI dan KSAD Tetap Akrab Meski Duduk Berjauhan saat Rapat
Menhan RI Prabowo Subianto bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9). Foto: Instagram akun @fraksipartaigerindra

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menilai hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman tetap positif.

Sebab, kata dia, dua mantan Pangkostrad itu terekam bersalaman saat rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9).

Farhan diketahui turut hadir dalam rapat kerja yang membahas Penyampaian Rancangan Jadwal Pembahasan RUU Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN TA 2021 dan Rancangan Jadwal Pembahasan APBN TA 2023.

"Seperti baik-baik saja, ya. I feels it good," kata legislator Fraksi Partai NasDem itu ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Farhan mengatakan posisi duduk Andika dan Dudung saat rapat kerja di Komisi I DPR RI memang dipisahkan Menhan RI Prabowo Subianto.

Menurut dia, posisi duduk memang sudah diatur oleh Komisi I dan bukan atas pilihan dua perwira tinggi TNI tersebut.

"Kondisi duduk dari dahulu selalu diatur, Menteri Pertahanan di tengah, di sebelah kanannya pasti Panglima TNI, di sebelah kirinya staf khusus, selalu begitu," ujar Farhan.

Sebelumnya, Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja dengan Prabowo, Andika, Dudung, KSAL Laksamana Yudo Margono, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menilai hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman tetap positif.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News