Konsumsi BBM Nonsubsidi Meningkat

Konsumsi BBM Nonsubsidi Meningkat
Ilustrasi SPBU. Foto: Pertamina

Menurut dia, ada penurunan pasokan sebesar 40 persen. Di sisi lain, BBM nonsubsidi ditambah.

“Sekarang, BBM nonsubsidi diincar. Apalagi harga minyak dunia awal tahun lalu meningkat. Premium sudah lebih dari dua tahun tidak ada penyesuaian harga. BBM dengan kadar oktan 88 persen itu mestinya dijual Rp 7.200–7.400 per liter,” tutur Afiuddin beberapa waktu lalu.

Afiudin menilai, langkah Pertamina menekan konsumsi dengan meminimalisasi dispenser untuk premium cukup baik. (aji/ndu/k15)


Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Kalimantan menunjukkan tren positif sepanjang 2018.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News