Korban Banjir Bandang Puncak Bogor Trauma, Melamun, Sesekali Meneteskan Air Mata

Korban Banjir Bandang Puncak Bogor Trauma, Melamun, Sesekali Meneteskan Air Mata
Tim Kesehatan Polres Bogor langsung diterjunkan ke Posko Pengungsi Bencana Banjir di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1). Foto: Arifal/Radar Bogor

“Pakai maskernya ya,” ucap petugas mengingatkan para pengungsi.

Untuk kebutuhan pengungsi, masih terus dilengkapi. Petugas membagi tugas. Ada yang menyiapkan dapur umum, ada klinik darurat dari Polres Bogor dan Satpol PP juga terlihat mengatur jarak para pengungsi.

“Untuk sementara ini kebutuhan dasar pengungsi yang dibawa alakadarnya. Intinya evakuasi nyawa dulu dan kenyamanan mereka serta protokol kesehataannya saat diungsikan di pondok atau wisma ini,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Raya Alfajar kepada radarbogor.id.

Bergeser ke lokasi banjir bandang, nampak petugas gabungan BPBD Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor mencoba membersihkan material banjir bandang.

Menggunakan alat manual, mereka nampak membersihkan material batang kayu serta lumpur yang menutupi jalan dan pemukiman. Lengkap dengan seragam cokelat seakan menyaru dengan lumpur.

“Kami kirimkan 100 personel. Juga kami kirim dokter,” ujar Kabag Ops Polres Bogor Kompol Fitra Zuanda. (all/radarbogor)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Anak perempuan korban banjir bandang Puncak Bogor terlihat sangat trauma. Dia tak henti-hentinya memeluk ibunya. Jemarinya merekat kuat, melingkar memeluk pinggang sang ibu.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News