Kurangi Backlog Perumahan, BTN Gandeng Asosiasi Santri Developer NU

Kurangi Backlog Perumahan, BTN Gandeng Asosiasi Santri Developer NU
Bank BTN. Foto dok BTN

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BTN) bersinergi dengan Asosiasi Santri Developer NU (ASANU), untuk mendukung pemerintah mengurangi backlog perumahan di Indonesia.

Dalam kerja sama tersebut BTN akan memberikan edukasi dalam bentuk konsultasi bisnis dan pembinaan serta pendampingan di bidang kredit dan perumahan, serta melayani kebutuhan finansial ASANU, baik untuk penyimpanan dana maupun pengajuan pembiayaan.

ASANU merupakan mitra strategis bagi Bank BTN yang beranggotakan santri dan dapat mengembangkan kemandirian di bidang properti, mengumpulkan jaringan lebih luas bukan hanya warga Nahdliyin (NU) melainkan seluruh santri di Indonesia.

"BTN akan terus mendorong bagaimana pemenuhan rumah untuk masyarakat ke depan akan banyak pihak terlibat dalam sebuah ekosistem perumahan yang saat ini menjadi fokus BTN. Tujuan besarnya adalah untuk mendukung penyediaan rumah bagi masyarakat secara luas," ujar Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo di Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (8/1).

Para santri developer ini diharapakan bisa menginspirasi masyarakat, dan santri lainnya dalam berwiraswasta di bidang usaha properti secara profesional, dengan basis akhlak sebagai pondasi berbisnis.

Direktur Finance, Planning and Treasury Bank BTN Nofry Rony Poetra menambakan tahun lalu program BTN Santri Developer telah diikuti oleh 1.241 peserta dari anggota NU Circle.

Santri-santri tersebut dilatih dalam program BTN Santri Developer.

Alumni Santri Developer yang tergabung dalam ASANU ini telah dibekali pengetahuan mengenai pertanahan, perizinan, pembiayaan dan skill set baik secara teori maupun praktek tentang bisnis perumahan, kiat sukses menjadi developer dan seluk beluk industri properti.

PT Bank Tabungan Negara (BTN) bersinergi dengan Asosiasi Santri Developer NU (ASANU), untuk mendukung pemerintah mengurangi backlog perumahan di Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News