Lai Ching-te

Oleh: Dahlan Iskan

Lai Ching-te
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Tidak ada kejutan di Taiwan: capres yang didukung presiden incumbent-lah yang menang.

Tsai Ing-wen sudah menjabat presiden Taiwan dua periode. Tidak bisa lagi nyalon. Dia pilih mendukung wakilnya, Lai Ching-te, untuk nyapres.

Berhasil.

Baca Juga:

Ching-te menang di Pilpres hari Sabtu kemarin. Perolehan suaranya tidak sampai 40 persen, tapi tidak ada putaran kedua. Ching-te jadi presiden baru Taiwan.

Berarti ketegangan antara Tiongkok dan Amerika masih berlanjut. Mungkin meningkat.

Di Amerika kini sedang dibahas UU baru: mendukung Taiwan menjadi anggota baru IMF (International Monetary Fund).

Baca Juga:

Rancangan UU itu dimajukan oleh anggota DPR dari Partai Republik asal California. Namanyi: Young Kim.

Semua pihak di DPR sudah menyatakan dukungan. Berarti akan gol. Ini satu tahap penting meningkatnya eksistensi Taiwan sebagai negara –yang oleh Tiongkok dianggap salah satu provinsinya.

Tidak ada kejutan di Taiwan: capres yang didukung presiden incumbent-lah yang menang. Tsai Ing-wen pilih mendukung wakilnya, Lai Ching-te, untuk nyapres. Menang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News