Lima ABK Diduga Masih Terjebak di Kapal yang Tenggelam setelah Tabrakan di Laut

Lima ABK Diduga Masih Terjebak di Kapal yang Tenggelam setelah Tabrakan di Laut
Aparat Ditpolairud Polda Jatim ketika menggali keterangan dari korban selamat tabrakan kapal. Foto: Ist/ngopibareng

jpnn.com, SURABAYA - Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya mengerahkan delapan orang tim penyelam untuk mencari lima anak buah kapal (ABK) Tugboat Mitra Jaya XIX.

Para ABK itu hilang saat tabrakan dengan Kapal Motor Tanto Bersinar di Area Bouy 3 Alur Pelayaran Barat Surabaya, Sabtu 23 Januari 2021 lalu

Lima orang korban yang masih hilang atas nama Fakhtur, 48 tahun; Himawan, 27 tahun; Arif Maulana, 47 tahun; Ulil Amri, 57 tahun; dan Budiantoro, 50 tahun.

 Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna mengungkapkan, delapan orang penyelam dibekali peralatan selam serta alat ekstrikasi under water dipersiapkan untuk upaya pencarian korban.

“Delapan penyelam dibagi menjadi tiga tim akan melakukan pencarian di sekitar bangkai kapal TB Mitra Jaya XIX," ujar Wayan.

Dia menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk mencari korban yang diduga masih terjebak di dalam kapal yang terbalik di perairan Karang Jamuang tersebut.

Selain dilakukan pencarian dengan tim selam, Kantor SAR Surabaya juga mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Antasena yang melakukan penyisiran dengan luas area pencarian sejauh 109 nauticalmile.

“Hari Sabtu kemarin KN SAR Antasena turut mengawasi proses penarikan bangkai kapal TB Mitra Jaya XIX menuju ke Ketapang Daya," pungkasnya. (ngopibareng/jpnn)

Para ABK hilang saat tabrakan dengan Kapal Motor Tanto Bersinar di Area Bouy 3 Alur Pelayaran Barat Surabaya.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News