LSI Tak Berani Tentukan Pemenang Pilgub Banten

LSI Tak Berani Tentukan Pemenang Pilgub Banten
Pilkada. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Tiga jam setelah pemungutan suara ditutup, Lingkaran Survei Indonesia Network merilis hasil hitung cepat (quick count) Pilgub Banten 2017. Hasilnya, kedua pasangan calon (paslon) bersaing ketat dan hanya terpaut 1,06 persen.

"Secara statistik belum bisa disimpulkan paslon mana yang menang, karena selisihnya masih dalam batas margin eror satu persen," kata Direktur LSI Network Sunarto Ciptoharjono saat memberikan keterangan pers di Hotel Le Dian, Kota Serang, Rabu (15/2) sore.

Hasil hitung cepat perolehan suara versi LSI, Wahidin-Andika memperoleh suara 50,53 persen, sementara Rano-Embay memperoleh suara 49,47 persen. 

Menurut Sunarto, hitung cepat LSI menggunakan metode multi stage Random sampling dengan margin eror plus minus 1 persen dan tingkat kepercayaan 99 persen.

Sampel yang digunakan LSI adalah 240 dari 16.540 TPS yang ada dalam Pilgub Banten 2017.

"Data hitung cepat masuk pada pukul 16.20 WIB, dari 240 relawan LSI yang kami terjunkan ke TPS sampel, hanya 1 relawan yang datanya tidak masuk, sehingga total data sampel yang masuk 99,58 persen," ungkapnya.

Berdasarkan data sebaran pemilih, lanjut Sunarto, pasangan Wahidin-Andika menang telak di Kota Tangerang dengan raihan suara 71 persen, sementara Rano Embay hanya 29 persen.

Sedangkan pasangan Rano-Embay menang tipis di 7 kabupaten/kota lainnya dengan selisih rata-rata 1-5 persen.

 Tiga jam setelah pemungutan suara ditutup, Lingkaran Survei Indonesia Network merilis hasil hitung cepat (quick count) Pilgub Banten 2017.

Sumber Indopos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News