JPNN.com

Luar Biasa, Peneliti Israel Temukan Bahan Bakar dari Semangka

Minggu, 26 Juli 2020 – 23:01 WIB
Luar Biasa, Peneliti Israel Temukan Bahan Bakar dari Semangka - JPNN.com

jpnn.com, YERUSALEM - Tim peneliti Israel menemukan sebuah metode pemanfaatan semangka untuk produksi bahan bakar. Dalam penelitian baru yang dilakukan Universitas Haifa (Oranim), residu buah semangka ternyata bisa digunakan untuk memproduksi etanol, bahan bakar hayati alternatif bagi kendaraan.

Tim peneliti tersebut memproduksi etanol dari sebuah galur semangka Israel, yang ditanam hanya untuk diambil bijinya sebagai bagian dari industri kacang-kacangan.

Oleh karena itu, bagian daging buah yang berwarna merah dan kulitnya yang berwarna hijau, yang jika digabungkan meliputi 97 persen dari total bobot semangka, dibuang ke kebun sebagai limbah.

Limbah ini tetap tidak digunakan, yang kemudian menyebabkan penyakit pada tanaman serta kerusakan lingkungan karena bakteri maupun jamur di tanah mengonsumsi gula pada limbah semangka tersebut dan menghasilkan gas rumah kaca.

Selama musim panen, tim peneliti mengumpulkan puluhan semangka dari galur yang diambil bijinya tersebut dan memfermentasi sarinya menjadi etanol.

Menurut para peneliti, bioetanol, maupun bahan bakar hayati pada umumnya, dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti batu bara, gas alam, dan minyak yang cadangannya kian menyusut. Di samping itu, penggunaan bahan bakar fosil juga menghasilkan emisi gas rumah kaca yang menyebar luas.

Etanol juga merupakan bahan utama untuk disinfektan medisinal, misalnya cairan pembersih tangan, sehingga pengembangan ini juga bisa bermanfaat selama masa pandemi coronavirus.

Para peneliti juga menemukan bahwa limbah semangka dapat digunakan untuk memproduksi likopen, sebuah suplemen diet yang dijual sebagai antioksidan. (xinhua/ant/dil/jpnn)

Sumber Xinhua

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil